GEMAR ANTING ASEK
Kajen, 16 Juli 2026 Telah dilaksanakan kegiatan GEMAR ANTING ASEK di Aulan Puskesmas Kajen II
Pertemuan tersebut dibuka langsung oleh Ibu Zamronah Selaku Kepala Puskesmas Kajen II
[Gambar]
Inovasi GEMAR ASEK hadir sebagai langkah strategis dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Pekalongan. Melalui pendekatan edukatif dan psikologis secara terpadu, program ini menekankan pentingnya peran ibu dalam memberikan ASI eksklusif sebagai fondasi tumbuh kembang anak yang optimal. Juga sebagai wadah kolaborasi lintas program dan lintas sektor untuk menyatukan langkah dalam mendukung gerakan pencegahan stunting agar terciptanya generasi Pekalongan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
[Gambar]
peserta kegiatan ini adalah ibu bayi usia 0-6 bln, sejumlah 10 orang dan kegiatan ini dilakukan dalam waktu 2 hari
Narasumber :
Ibu. Nina Zuhana, SST., M. Kes, tentang edukasi Asi Ekslusif
Ibu. Rini Kristiyanti, SSiT., M. Keb, tentang pijat kombinasi Oksitosin
Kegiatan berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun.
Kamis, 16 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis Sasar 53 Juta Pelajar, Pemerintah Lakukan Jemput Bola ke Sekolah
Pemerintah menargetkan 53 juta pelajar di seluruh Indonesia dapat dijangkau melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini dilaksanakan secara jemput bola ke sekolah-sekolah. Program ini disebut sebagai langkah nyata transformasi layanan kesehatan nasional yang lebih promotif dan preventif. “Hari ini pemerintah jemput bola datang ke sekolah-sekolah untuk memeriksa kesehatan anak-anak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan yang sederajat,” ujar Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi, seperti ditulis Antara, Senin (4/8/2025). Program CKG yang telah bergulir sejak Februari 2025 kini diperluas pelaksanaannya secara serentak di 12 titik di berbagai wilayah Indonesia.
Pemeriksaan menyeluruh dan temuan awal
Dalam kegiatan peluncuran, Hasan turut memantau proses pemeriksaan yang meliputi uji kebugaran, pengecekan gigi, mata, telinga, tinggi dan berat badan, tes darah, hingga pengisian kuesioner kesehatan.
Ia mengungkapkan, pemeriksaan tersebut berhasil mengidentifikasi sejumlah kondisi kesehatan yang perlu perhatian serius. “Dari hasil pemeriksaan, ada dua anak yang tekanan darahnya di atas 140. Ini bisa jadi sinyal awal yang perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kondisi serius di kemudian hari,” ujar Hasan. Selain tekanan darah tinggi, ditemukan pula masalah kesehatan lain seperti gangguan telinga dan gigi. Beberapa siswa diketahui mengalami perdarahan telinga akibat metode pembersihan yang keliru, serta kondisi telinga lembap yang rentan menimbulkan infeksi.
Pentingnya edukasi kesehatan sejak dini
Berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Daerah
Kabupaten Pekalongan
Tentang Layanan UHC
Nomor : 400.7.1/01406/2024
A. DASAR
B. PELAKSANAAN
Bagaimana Tanda-tanda Peringatan Dini Serangan Jantung?
Sebelum terjadi serangan jantung, tubuh bisa memberikan tanda-tanda peringatan.
Mengutip Cleveland Clinic, tanda-tanda peringatan dini serangan jantung adalah hal-hal yang mudah diabaikan, seperti keringat dingin dan kelelahan.
Serangan jantung terjadi akibat penyumbatan pada salah satu pembuluh darah di jantung Anda. Ini berarti darah tidak dapat mencapai jantung Anda. Tanpa darah, otot jantung Anda akan mulai mati.
Oleh karena itu, mengabaikan tanda-tanda peringatan dini serangan jantung dapat meningkatan risiko yang mengancam jiwa.
Baca terus artikel ini yang akan menjelaskan lebih lanjut tentang gejala peringatan dini serangan jantung.
Tanda-tanda peringatan dini serangan jantung
Serangan jantung bisa terjadi secara tiba-tiba, sehingga tidak muncul gejala awalnya. Namun, tidak selalu demikian. Serangan jantung juga bisa terjadi secara bertahap dengan tanda-tanda samar, tidak seperti keadaan darurat.
Dikutip dari Cleveland Clinic dan American Heart Association, berikut Kompas.com merangkum tanda-tanda peringatan dini serangan jantung, yang bisa meliputi:
Kebanyakan orang yang mengalami serangan jantung merasakan rasa tidak nyaman di bagian tengah dada.
Gejala awal serangan jantung ini dapat berlangsung lebih dari beberapa menit, atau dapat hilang lalu muncul kembali.
Rasanya lebih terasa seperti tekanan yang tidak nyaman atau sesak, daripada nyeri.
Peringatan dini serangan jantung bisa berupa munculnya rasa nyeri atau rasa tidak nyaman di lengan, rahang, leher, atau punggung.
Universal Health Coverage (UHC)
merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.
UHC mengandung dua elemen inti yakni :
Akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga dan Perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.
Dalam rangka mewujudkan UHC, Pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/KIS) sejak 1 Januari 2014. Program ini diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program JKN/KIS bertujuan untuk memberikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan memberikan perlindungan finansial.
Berapa target UHC?
Pencapaian Universal Health Coverage yang ditargetkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2020–2024), yaitu sedikitnya 98% dari total populasi menjadi anggota JKN. Capaian UHC tidak hanya menyangkut jumlah peserta JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat), namun harus berorientasi pada tiga hal berikut:
Dengan seluruh lapisan masyarakat mengikuti Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat adalah bentuk pengoptimalisasian UHC. Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai penyelenggara JKN memiliki 2 dua golongan yaitu golongan mampu dan tidak mampu. Golongan mampu akan membayar premi sesuai dengan yang ditetapkan setiap bulannya. Sedangkan bagi golongan yang tidak mampu preminya akan dibayarkan oleh negara.
PELAKSANAAN BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS) PUSKESMAS KAJEN 2
MULAI TANGGAL 12 SEPTEMBER S/D 26 SEPTEMBER 2022
Kegiatan Bulan Imunisasi anak sekolah merupakan program dari pemerintah, dimana kegiatan ini dilakukan setiap tahun oleh seluruh puskesmas di indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan imunisasi campak pada siswa/siswi kelas 1 dan imunisasi HPV untuk siswi kelas 5 dan 6. Jumlah sasaran Sekolah Dasar untuk wilayah kerja Puskesmas Kajen II adalah 21 Sekolah Dasar. Sampai hari ini, tanggal 16 September sudah 7 SD yang dilakukan pemberian imunisasi campak dan HPV.
[Gambar]2[Gambar] [Gambar]
Edukasi kesehatan tentang perilaku CTPS dan hygiene personal, seperti : menggosok gigi dan memotong kuku. Selain itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala/ penjaringan kesehatan, seperti : pemeriksaan gigi dan mata juga dilaksanakan. Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan gosok gigi bersama oleh siswa.
[Gambar]
[Gambar].
[Gambar]
Senin, 19 September 2022
PERGERAKAN MASYARAKAT TENTANG GERMAS
Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar GERMAS atau dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui; kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker dan jantung koroner.
GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU PUSKESMAS KAJEN II
Acara pemberdayaan kader kesehatan di wilayah puskesmas kajen II
hari : Jum'at
tanggal : 12 Juni 2026
Tempat : Aula Puskesmas kajen II
Pemberdayaan kader kesehatan adalah proses pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas bagi anggota masyarakat agar mereka dapat menjadi penggerak, edukator, dan pendamping dalam meningkatkan derajat kesehatan di lingkungannya. Mereka berfungsi sebagai perpanjangan tangan fasilitas kesehatan tingkat pertama (seperti Puskesmas).Berikut adalah pilar utama dalam pemberdayaan kader kesehatan:1. Tujuan PemberdayaanPeningkatan Kapasitas: Membekali kader dengan keterampilan teknis (misal: deteksi dini, penimbangan, dan penyuluhan).Penggerak Partisipasi: Mendorong warga agar aktif memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan (seperti Posyandu Integrasi Layanan Primer/ILP).Pencegahan Penyakit: Menjadi ujung tombak dalam pencegahan penyakit menular (seperti TBC) maupun tidak menular (seperti Diabetes) di tingkat desa.2. Bentuk Kegiatan PelaksanaanPelatihan dan Edukasi: Pembekalan materi tentang kesehatan ibu dan anak (KIA), pencegahan stunting, serta pembuatan media promosi kesehatan.Pendampingan Berkelanjutan: Evaluasi berkala dan diskusi kelompok terpumpun (FGD) antara petugas puskesmas dan kader.Praktik Lapangan: Pelaksanaan simulasi (role playing) penanganan kasus atau cara penyuluhan yang efektif kepada warga.3. Dampak Terhadap MasyarakatKader yang diberdayakan secara efektif terbukti dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, dan mendorong persalinan di fasilitas kesehatan.
Acara ini dihadiri oleh kader posyandu dr 14 desa di wilayah puskesmas kajen II
Adapun Narasumber yang mengisi acara tersebut adalah
-kepala puskesmas kajen II
-programer TB dan Kusta
-programer kesehatan Jiwa
-programer DBD
-programer HIV dan AIDS
Adapun tujuan acara ini adalah:
1.Untuk membekali kader posyandu dengan ketrampilan teknis
2.Mendorong warga aktif memanfaatkan faskes
3.Menjadi ujung tombak dlm pencegahan penyakit menular maupun tidak menular
Rabu, 1 Juli 2026
NO
| NAKES
| JUMLAH
|
1.
| Dokter Umum
| 1
|
2.
| Dokter Gigi
| 1
|
3.
| Perawat
| 10
|
4.
| Perawat Gigi
| 1
|
5.
| Bidan
| 25
|
6.
| Promkes
| 2
|
7.
| Kesling
| 2
|
8.
| Nutrisionis
| 1
|
9.
| Apoteker
| 1
|
10.
| Asisten Apoteker
| 1
|
11.
| Pranata Laboratorium Kesehatan
| 1
|
12.
| Perekam Medis
| 1
|
Jumat, 8 Agustus 2025
Temuan tersebut, menurut Hasan, menegaskan urgensi edukasi kesehatan sejak usia sekolah. Ia mendorong sinergi antara sekolah, puskesmas, dan dinas kesehatan untuk memberikan edukasi dasar mengenai kebersihan diri, nutrisi, serta gaya hidup aktif.
“Anak-anak perlu tahu cara menyikat gigi yang benar, membersihkan telinga dengan aman, menjaga pola makan, dan beraktivitas fisik secara rutin. Ini bagian dari investasi kesehatan jangka panjang,” tegasnya. Program CKG diharapkan menjadi salah satu pilar pencegahan penyakit sejak dini dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup generasi muda Indonesia.
Selasa, 5 Agustus 2025
Rabu, 23 Juli 2025
Gejala ini bisa terjadi dengan atau tanpa rasa tidak nyaman di dada.
Tanda-tanda peringatan dini lainnya dari serangan jantung bisa meliputi keringat dingin, sakit di ulu hati atau gangguan pencernaan, mual atau muntah, pusing, kelelahan yang tidak biasa, serta detak jantung cepat atau tidak teratur.
Jika Anda mengalami beberapa gejala serangan jantung yang samar-samar ini dan memiliki faktor risiko penyakit ini, Anda tidak boleh mengabaikannya dan segera cari pertolongan medis.
Setiap menit sangat berarti saat Anda mengalami serangan jantung. Petugas gawat darurat yang segera memberikan pertolongan medis sangat penting dalam memulihkan aliran darah Anda agar normal.
Faktor risiko serangan jantung
Kondisi kesehatan dan pilihan gaya hidup tertentu meningkatkan risiko serangan jantung.
Berikut beberapa faktor yang meningkatkan risiko serangan jantung:
Namun, siapa pun, usia berapa pun, jenis kelamin apa pun, atau status kesehatan apa pun, bisa saja mengalami serangan jantung.
Sabtu, 14 Desember 2024
Khusus untuk masyarakat yang tidak mampu dan tidak memiliki akses asuransi Kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi tidak perlu khawatir karena Pemerintah menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan Kesehatan secara gratis karena telah ditanggung oleh Pemerintah Daerah dengan cara mendaftar Kepersetaan JKN melalui UHC.
Bagaimana Pelaksanaan UHC di Kabupaten Pekalongan
1. Dalam rangka pelaksanaan program Universal Helath Coverage (UHC) di puskesmas sewilayah Kabupaten pekalonagn untuk pasien rawat jalan yang tidak mempunyai Jaminan Kesehatan (JKN) dan peserta tidak aktif yang tidak memerlukan Pelayanan Kesehatan lanjutan di kenakan tarif retribusi sesuai Praturan Bupati Nomor 60 Tahun 2023 yaitu sebesar Rp. 10.000,- bagi pasien dalam wilayah Kabupaten Pekalongan dan Rp. 15.000,- bagi pesien luar wilayah Kabupaten Pekalongan.
2. Pasien tidak mempunyai Jaminan Kesehatan (JKN) dan peserta tidak aktif dapat didaftrakan dalam program Universal Health Coverage (UHC) apabila membutuhkan pelayanan sebagai Berikut :
1. Pasien membutuhkan pelayanan non kapitasi (pra rujukan persalinan, ambulans rujukan RITP dan persalinan, ANC, PNC dan KB)
2. Pasien Peserta Rujuk Balik (PRB) dan Prilanis.
3. Pasien Rawat Inap di Puskesmas.
4. Pasien Persalinan di Puskesmas.
5. Pasien membutuhkan penanganan lanjutan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yaitu rumah sakit.
Bagaimana cara mendaftar UHC Bagi Masyarakat tidak mampu di Kabupaten Pekalongan
Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tidak mampu dapat mendaftar sebagai peserta jaminan kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah dengan membawa kelengkapan dokumen sebagai berikut:
1. Fotocopy KK yang jelas
2. Nomer tlp Pasien atau yang bertanggung jawab
Persyaratan tersebut diatas dapat diantar atau diserahkan ke Fasilitas Kesehatan terdekat sesuai KK, Kemudahan yang diperoleh dengan adanya UHC yaitu masyarakat langsung mendapatkan pelayanan dari program UHC tanpa menunggu (Daftar Langsung Aktif atau disebut Non Cut Off).
Rabu, 4 Desember 2024
7 Langkah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Setidaknya terdapat 7 langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Ketujuh langkah tersebut merupakan bagian penting dari pembiasaan pola hidup sehat dalam masyarakat guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini 7 langkah GERMAS yang dapat menjadi panduan menjalani pola hidup yang lebih sehat.
Perilaku kehidupan modern seringkali membuat banyak orang minim melakukan aktivitas fisik; baik itu aktivitas fisik karena bekerja maupun berolah raga. Kemudahan – kemudahan dalam kehidupan sehari – hari karena bantuan teknologi dan minimnya waktu karena banyaknya kesibukan telah menjadikan banyak orang menjalani gaya hidup yang kurang sehat. Bagian germas aktivitas fisik merupakan salah satu gerakan yang diutamakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.
Keinginan untuk makan makanan praktis dan enak seringkali menjadikan berkurangnya waktu untuk makan buah dan sayur yang sebenarnya jauh lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa jenis makanan dan minuman seperti junk food dan minuman bersoda sebaiknya dikurangi atau dihentikan konsumsinya. Menambah jumlah konsumsi makanan dari buah dan sayur merupakan contoh GERMAS yang dapat dilakukan oleh siapapun.
Masalah selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasi agar anak mau makan buah dan sayur, untuk hal ini anda dapat mengaplikasikan jurus tips anak mau makan buah dan sayur sebagai berikut yaitu salah satunya dengan mengkreasikan makanan dari buah dan sayur dengan mengubahnya menjadi tampilan yang menarik, contohnya dari karakter kartun yang disukai anak menggunakan buah tomat dan sayur ketimun sehingga tadinya anak susah makan buah dan sayur menjadi mau makan sayur dan buah
Adapun salah satu kampanye GERMAS adalah kampanye makan buah dan sayur yang memberikan informasi betapa besarnya manfaat dan kenapa harus makan buah dan sayur setiap hari. Karena anda harus memahami pentingnya kenapa harus makan buah dan sayur setiap hari, berikut adalah dampak akibat kurang makan buah dan sayur untuk kesehatan tubuh, contohnya seperti permasalahan BAB, peningkatan risiko penyakit tidak menular, tekan darah tinggi dan lainnya.
Dengan memahami pentingnya perilaku makan buah dan sayur, diharapkan masyarakat dapat dengan lebih aktif untuk meningkatkan kampanye makan buah dan sayur untuk tingkatkan kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia
Merokok merupakan kebiasaan yang banyak memberi dampak buruk bagi kesehatan. Berhenti merokok menjadi bagian penting dari gerakan hidup sehat dan akan berdampak tidak pada diri perokok; tetapi juga bagi orang – orang di sekitarnya. Meminta bantuan ahli melalui hipnosis atau metode bantuan berhenti merokok yang lain dapat menjadi alternatif untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.
Minuman beralkohol memiliki efek buruk yang serupa dengan merokok; baik itu efek buruk bagi kesehatan hingga efek sosial pada orang – orang di sekitarnya.
Salah satu bagian dari arti germas sebagai gerakan masyarakat hidup sehat adalah dengan lebih baik dalam mengelola kesehatan. Diantaranya adalah dengan melakukan cek kesehatan secara rutin dan tidak hanya datang ke rumah sakit atau puskesmas ketika sakit saja. Langkah ini memiliki manfaat untuk dapat memudahkan mendeteksi penyakit atau masalah kesehatan lebih dini.
Ada beragam informasi media cek kesehatan yang memberikan tips cek kesehatan secara berkala, apa saja sebenarnya jenis cek kesehatan berkala yang dapat anda lakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan anda? Berikut adalah beberapa contoh pengecekan yang bisa dilakukan.
Cek Kesehatan Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) Secara Rutin
Melakukan Pengecekan Berat Badan berguna agar anda bisa mendapatkan nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) yang nantinya dapat menentukan apakah berat badan dan tinggi badan Anda sudah berada dalam kondisi ideal atau berisiko terkena penyakit tidak menular (PTM)
Dengan melakukan Cek Lingkar Perut secara berkala anda bisa mengontrol lemak perut, jika berlebihan dapat menyebabkan penyakit seperti stroke, diabetes hingga serangan jantung
Pengecekan Tekanan Darah dapat membantu anda mendeteksi adanya risiko stroke, hipertensi hingga jantung
Anda dapat mengetahui kadar glukosa dalam darah dengan jenis pengecekan kesehatan berkala ini, hasilnya anda dapat mengetahui potensi diabetes
Pengecekan Kolesterol terbagi tiga yaitu LDL (Kolesterol "Buruk"), HDL (Kolesterol "Baik") dan Trigliserida
Pengecekan ini adalah salah satu cek kesehatan dalam pengujian fungsi paru, pengecekan ini biasa dilakukan pada penderita asma atau penyakit lainnya untuk menilai kemampuan paru-paru
Pengecekan ini biasanya dilakukan dengan pemeriksaan berkala seperti Test PAP SMEAR dan Test IVA
Lalu berikutnya dalam ragam cek kesehatan berkala yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri.
Bagian penting dari germas hidup sehat juga berkaitan dengan meningkatkan kualitas lingkungan; salah satunya dengan lebih serius menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan dalam skala kecil seperti tingkat rumah tangga dapat dilakukan dengan pengelolaan sampah. Langkah lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan guna mengurangi resiko kesehatan seperti mencegah perkembangan vektor penyakit yang ada di lingkungan sekitar.
Aspek sanitasi menjadi bagian penting dari gerakan masyarakat hidup sehat; salah satunya dengan menggunakan jamban sebagai sarana pembuangan kotoran. Aktivitas buang kotoran di luar jamban dapat meningkatkan resiko penularan berbagai jenis penyakit sekaligus menurunkan kualitas lingkungan.
Secara umum, adalah menjalani hidup yang lebih sehat. Gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih dan sehat serta berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit.
Senin, 15 Agustus 2022